Pada suatu pagi, jam 6.00, saya beserta anak istri pergi ke pasar. Kami berjalan kaki karena lokasinya dekat, kira-kira 30 meter dari rumah. Itung-itung sekalian berolahraga. Karena katanya bejalan kaki 30 menit tiap hari bagus untuk kesehatan.
Dalam perjalanan kami berpapasan dengan dua siswi SMU. Setelah lewat kira-kira 5 meteran saya senyam-senyum sendiri. “Kenapa senyam-senyum? tanya istri heran. “Liat nggak tadi pakaiannya?” kata saya masih dengan senyam-senyum. “Oo..itu” kata istri sambil ikut tersenyum. “Arek sa’iki aneh-aneh (anak sekarang aneh-aneh)” kata istri saya. Read the rest of this entry »




